Posted by timotius witono on Jun 1, 2009 in
ai-tee
Karena kebutuhan waktu yang harus terus menerus sinkron di server debian, maka dicoba untuk instalasi ntpdate.
Langkahnya sangat mudah :
1. Install ntpdate-debian
$ apt-get install ntpdate
2. Ubah isi konfigurasi ntpdate
$ vim /etc/default/ntpdate
# The settings in this file are used by the program ntpdate-debian, but not
# by the upstream program ntpdate.
# Set to "yes" to take the server list from /etc/ntp.conf, from package ntp,
# so you only have to keep it in one place.
NTPDATE_USE_NTP_CONF=no
# List of NTP servers to use (Separate multiple servers with spaces.)
# Not used if NTPDATE_USE_NTP_CONF is yes.
NTPSERVERS="0.debian.pool.ntp.org 1.debian.pool.ntp.org 2.debian.pool.ntp.org 3.debian.pool.ntp.org"
# Additional options to pass to ntpdate
NTPOPTIONS=""
3. Jalankan ntpdate-debian
$ /usr/sbin/ntpdate-debian
4. Tambahkan pada crontab untuk dijalankan tiap tengah malam
$ 0 0 * * * /usr/sbin/ntpdate-debian
Referensi :
http://www.debian-administration.org/articles/25
http://wiki.zhekov.net/ntpdate_on_Debian
http://www.adminschoice.com/docs/crontab.htm
Tags: iT
Posted by timotius witono on May 25, 2009 in
ai-tee
Kebetulan ada salah satu server yang jam sistemnya mau dirubah, karena tidak ada GUI maka harus dilaksanakan via console.
Jadilah belajar perintah “date” berikut :
1. date --> untuk melihat datetime
debian:/# date
Mon May 25 20:18:22 WIT 2009
2. date (argument)--> untuk set datetime
debian:/# date 052520302009
Mon May 25 20:30:00 WIT 2009
3. hwclock untuk store ke CMOS
debian:/# hwclock --systohc
Referensi : http://oreilly.com/catalog/debian/chapter/book/ch07_05.html
Tags: iT
Posted by timotius witono on May 14, 2009 in
ai-tee
Tadi malam meninggalkan proses download di server dan hari ini ketika cek server lagi, file sudah selesai di download.
Karena file yang di download ukurannya cukup besar (hampir 500MB), maka perlu dilakukan pengecekan apakah filenya corrupt saat download. Proses verifikasi dapat dilakukan dengan menggunakan md5sum.
Untuk proses verifikasi, masukkan file hasil download ke sebuah folder. Dan kemudian download juga file md5 yang disertakan oleh web-server penyedia file. Dalam kasus saya, saya download kedua file berikut :
zcs-5.0.16_GA_2921.DEBIAN4.0.20090429055651.tgz
zcs-5.0.16_GA_2921.DEBIAN4.0.20090429055651.tgz.md5
dari http://www.zimbra.com/community/downloads.html
Berikut langkah verifikasi md5sum menggunakan perintah di linux shell
1. Pastikan kedua file berada dalam satu folder yang sama
ns2:~Desktop/zimbra> ls
zcs-5.0.16_GA_2921.DEBIAN4.0.20090429055651.tgz
zcs-5.0.16_GA_2921.DEBIAN4.0.20090429055651.tgz.md5
2. Lakukan pengecekan md5sum
ns2:~Desktop/zimbra> md5sum -c \
zcs-5.0.16_GA_2921.DEBIAN4.0.20090429055651.tgz.md5
3. Jika file tidak corrupt, akan muncul hasil berikut :
zcs-5.0.16_GA_2921.DEBIAN4.0.20090429055651.tgz: OK
Referensi :
https://help.ubuntu.com/community/HowToMD5SUM
Tags: iT
Posted by timotius witono on Apr 30, 2009 in
obrolan ringan

Tadi nonton Monster VS Aliens (3D) di theater 6 ciWalk, ngajak banyak teman tapi banyak yang berhalangan karena sakit atau alasan lain. Akhirnya tinggal bertiga bareng Silvie dan Albert. Sempet makan-malam buru-buru, tapi tetap saja telat masuk ke theater, terlambat sekitar 5-10 menit.
Sampai di theater 6 XXI ciWalk ternyata kacamata 3D habis, akhirnya menunggu diambilkan oleh petugas. Setelah masing-masing mendapatkan kacamata, mencari kursi baris D sedangkan film sudah mulai. Penonton hanya sekitar 1/3 dari total jumlah tempat duduk. Kesan 3D cukup terasa, terutama ketika ada objek-objek kecil yang melayang maju mundur seakan ada sumbu-Z yang ikut bermain. Hanya sayang layar kurang lebar, tidak selebar Space War di Dufan ataupun theater 4 Dimensi di Ancol. Dibandingkan dengan theater 4 Dimensi Ancol, memang theater 3D ciWalk masih belum bisa menandingi. Mungkin terutama karena besar layarnya yang belum sebanding, atau mungkin memang kualitas kacamata dan film belum sesempurna di theater 4D Ancol. Jika akan menonton kembali di theater 3D ciWalk, saya akan memilih barisan kursi depan supaya layar bisa terasa lebih lebar. Tarif pun spesial, 25rb weekdays dan 50rb weekend, tapi tetap saja kacamata tidak boleh dibawa pulang. Kacamata sudah dilengkapi anti-theft technology, semacam bandrol yang akan mengaktifkan sensor alarm di pintu keluar seperti di fashion shop. Seingat saya, lensa kacamata yang dipinjamkan tidak sebesar lensa kacamata di theater 4D Ancol. Terlebih lagi kacamatanya membuat pusing, mungkin karena belum terbiasa saja (baca : katrok).
Secara umum, alur filmnya biasa saja
memang mau mencoba teknologi 3D-nya saja kok
Tags: life
Posted by timotius witono on Apr 29, 2009 in
ai-tee
Akhir pekan kemarin Windows Vista Business kena virus via YM. Akhirnya install ulang Vista beserta seluruh program yang dibutuhkan termasuk YM. Ternyata setelah diinstal, YM tidak bisa login. Dicoba dengan berbagai preferensi, pengaturan proxy, juga tidak mau. Akhirnya download Pidgin, supaya bisa tetap online. Dan ternyata proses autentikasi di Pidgin jauh lebih cepat dibanding YM normal. Pidgin juga jauh lebih ringan dibanding YM 9 yang super indah, tapi berat
Memang banyak kekurangan pidgin kalau dibanding dengan YM, banyak fitur yang hilang. Tapi setidaknya jauh lebih ringan, cepat dan paling penting tetap reliable. Jadi sekarang baik di Debian ataupun Vista, Pidgin selalu ada
Referensi : http://www.pidgin.im/
Tags: iT
Posted by timotius witono on Apr 27, 2009 in
obrolan ringan
Bulan kemarin sempat mengalami kesulitan untuk dial dari modem, LED penanda internet-connection lama sekali hidupnya. Padahal sebelum-sebelumnya langsung ON dalam waktu 1-2 menit. Ternyata bulan ini semakin menjadi-jadi, apakah karena line speedy di daerah saya semakin padat ? Atau karena modem saya ada kelainan ? Atau memang wabah global
kayak flu babi saja.
Oya, bagi Anda yang tinggal di Bandung dan sekitarnya, paket Speedy multispeed sudah berlaku. Migrasi bisa dilakukan secara manual dengan mendatangi Plasa Telkom terdekat, sayangnya tidak bisa online melalui web telkomspeedy.com (padahal menunya ada). Disarankan migrasi dilakukan akhir bulan, supaya tagihan tidak dobel dengan paket sebelumnya. Sebentar lagi akhir bulan, ayo serbu Plasa Telkom terdekat.
Tags: life
Posted by timotius witono on Apr 27, 2009 in
ai-tee
Untuk kebutuhan rencana tesis, diperlukan ns2 (network simulator 2) terpasang di debian.
Akhirnya dapat referensi yang to the point menerangkan tentang instalasi ns-allinone (tidak satu persatu, tapi di bundle jadi satu).
Berikut langkah-langkahnya :
1. Install required packages
$ sudo apt-get install build-essential autoconf automake libxmu-dev
2. Download ns terbaru (saat saya menulis ini versi 2.33)
ns-allinone bisa di download dari http://www.isi.edu/nsnam/ns/ns-build.html
2. Extract file hasil download
$ tar -zxvf ./ns-allinone-2.33.tar.gz
3. Masuk ke directory hasil extract
$ cd ns-allinone-2.33
4. Lakukan instalasi ns-allinone
$ ./install
5. Perhatikan hasil instalasi
Ns-allinone package has been installed successfully.
Here are the installation places:
tcl8.4.18: /home/tim/ns-allinone-2.33/{bin,include,lib}
tk8.4.18: /home/tim/ns-allinone-2.33/{bin,include,lib}
otcl: /home/tim/ns-allinone-2.33/otcl-1.13
tclcl: /home/tim/ns-allinone-2.33/tclcl-1.19
ns: /home/tim/ns-allinone-2.33/ns-2.33/ns
nam: /home/tim/ns-allinone-2.33/nam-1.13/nam
xgraph: /home/tim/ns-allinone-2.33/xgraph-12.1
gt-itm: /home/tim/ns-allinone-2.33/itm, edriver, sgb2alt, sgb2ns, sgb2comns, sgb2hierns
———————————————————————————-
Please put /home/tim/ns-allinone-2.33/bin:/home/tim/ns-allinone-2.33/tcl8.4.18/unix:/home/tim/ns-allinone-2.33/tk8.4.18/unix
into your PATH environment; so that you’ll be able to run itm/tclsh/wish/xgraph.
IMPORTANT NOTICES:
(1) You MUST put /home/tim/ns-allinone-2.33/otcl-1.13, /home/tim/ns-allinone-2.33/lib,
into your LD_LIBRARY_PATH environment variable.
If it complains about X libraries, add path to your X libraries
into LD_LIBRARY_PATH.
If you are using csh, you can set it like:
setenv LD_LIBRARY_PATH <paths>
If you are using sh, you can set it like:
export LD_LIBRARY_PATH=<paths>
(2) You MUST put /home/tim/ns-allinone-2.33/tcl8.4.18/library into your TCL_LIBRARY environmental
variable. Otherwise ns/nam will complain during startup.
After these steps, you can now run the ns validation suite with
cd ns-2.33; ./validate
For trouble shooting, please first read ns problems page
http://www.isi.edu/nsnam/ns/ns-problems.html. Also search the ns mailing list archive
for related posts.
6. Gunakan text-editor untuk set environment parameter
$ vim ~/.bashrc
Dan tambahkan baris-baris berikut setelah baris terakhir (ganti /home/name menjadi path home user anda sendiri) :
# LD_LIBRARY_PATH
OTCL_LIB=/home/name/ns-allinone-2.33/otcl-1.13
NS2_LIB=/home/name/ns-allinone-2.33/lib
X11_LIB=/usr/X11R6/lib
USR_LOCAL_LIB=/usr/local/lib
export LD_LIBRARY_PATH=$LD_LIBRARY_PATH:$OTCL_LIB:$NS2_LIB:$X11_LIB:$USR_LOCAL_LIB
# TCL_LIBRARY
TCL_LIB=/home/name/ns-allinone-2.33/tcl8.4.18/library
USR_LIB=/usr/lib
export TCL_LIBRARY=$TCL_LIB:$USR_LIB
# PATH
XGRAPH=/home/name/ns-allinone-2.33/bin:/home/name/ns-allinone-2.33/tcl8.4.18/unix:/home/name/ns-allinone-2.33/tk8.4.18/unix
NS=/home/tim/ns-allinone-2.33/ns-2.33/
NAM=/home/tim/ns-allinone-2.33/nam-1.13/
PATH=$PATH:$XGRAPH:$NS:$NAM
7. Aktifkan environment yang sudah di update
$ source ~/.bashrc
8. ns2 sudah siap digunakan, jika diperlukan, lakukan validasi (catatan : validasi membutuhkan waktu yang lama)
$ sh ~/ns-allinone-2.33/ns-2.33/validate
Referensi : http://suchaxplore.blogspot.com/2008/07/install-ns2-allinone-233-on-ubuntu-804.html
Tags: iT
Posted by timotius witono on Apr 26, 2009 in
ai-tee
Secara default etch memiliki gaim, tapi di lenny seharusnya sudah pidgin.
Karena tidak ada di repo etch, maka menggunakan repo dari backport.
Berikut langkah-langkahnya :
1. Tambahkan source berikut di source-list
# deb http://www.backports.org/debian etch-backports main contrib non-free
2. Tambahkan key dari backport ke apt
# wget -O - http://backports.org/debian/archive.key | apt-key add -
3. Update list
# apt-get update
4. Install pidgin
# apt-get install pidgin
Akan ada proses download dan instalasi yang cukup lama, setelah selesai pidgin dapat langsung digunakan. Oh, ternyata konfigurasi gaim juga langsung dipakai pidgin, jadi tidak perlu tambah user lagi, termasuk juga status
Sumber : http://yarvin.typepad.com/yarvination/2008/09/installing-pidg.html
Tags: iT
Posted by timotius witono on Apr 26, 2009 in
ai-tee
Karena sekarang debian-mode = ON, makanya install beberapa kebutuhan sehari-hari.
Sekarang sedang instalasi Mozilla Thunderbird, setelah dicari akhirnya synaptic menawarkan IceDove dan Thunderbird. Penasaran dengan perbedaannya, ternyata eh ternyata karena masalah brand saja makanya jadi beda
Pada distribusi Debian akan ditemukan software berikut :
IceWeasel = Mozilla FireFox
IceDove = Mozilla ThunderBird
IceApe = Mozilla SeaMonkey
IceWeasel = musang es, FireFox = rubah api… mirip pelesetan jadinya
Sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Iceweasel
Tags: iT
Posted by timotius witono on Apr 25, 2009 in
ai-tee
Sudah lama dengar dan mau mencoba LaTex, akhirnya hari ini install juga.
Instalasinya hanya 1 baris berikut :
#aptitude install tetex-bin tetex-extra latex-ucs
Pastikan dalam mode superuser (root).
Jika repo Anda diarahkan ke DVD, akan meminta DVD pertama.
Kemudian tes hasil instalasi dengan membuat file cobalatex.tex
# vim cobalatex.tex
documentclass[a4paper, 12pt]{article}
usepackage[T2A]{fontenc}
usepackage[english]{babel}
usepackage[pdftex,unicode]{hyperref}
begin{document}
This is our first LaTeX document.
end{document}
Dan ubah menjadi pdf dengan perintah :
# pdflatex cobalatex.tex
File cobalatex.pdf sudah siap dibuka
Referensi :
http://www.debianadmin.com/quickly-and-fastly-installing-latex-latex-in-debian-quick-howto.html
http://debianletters.blogspot.com/2007/10/quickly-and-fastly-installing-latex.html
Tags: iT