Browsing the archives for the obrolan ringan category.

Debian Jessie 8.6

obrolan ringan

After long time ignoring my Debian, I installed 8.6 Jessie version of Debian last week on my Lenovo Y450.

Here is some troubleshooting and tweaking I’ve done for Jessie:

A. Driver for Intel Wireless Card

# vim /etc/apt/sources.list
  [add these list - for Indonesian user]
  deb http://kambing.ui.ac.id/debian/ jessie main contrib non-free
  deb http://kambing.ui.ac.id/debian/ jessie-updates main contrib non-free
  deb http://kambing.ui.ac.id/debian-security/ jessie/updates main contrib non-free 
# apt-get update && apt-get install firmware-iwlwifi
# modprobe -r iwlwifi ; modprobe iwlwifi

Source: https://wiki.debian.org/iwlwifi

[B]. Flash Player for Mozilla Firefox

https://wiki.debian.org/FlashPlayer

Comments Off on Debian Jessie 8.6

Salah alamat

obrolan ringan

Resiko punya email yang common, sering banget masuk surat nyasar. Paling banyak adalah email corporate yang kirim penawaran, mulai dari peralatan IT seperti Cisco, ataupun surat internal yang berisi draft project dan kadang-kadang keuangan.

Kalau sudah begitu, saya harus reply ke sender bahwa “I’m not the right timotius that you want to contact” alias salah alamat.

gmail.

No Comments

Ada yang kehilangan anjing ?

obrolan ringan

Bagi Anda yang berdomisili di Perumahan Taman Kopo Indah Kab.Bandung (dan sekitarnya) serta merasa kehilangan anjing Anda dalam satu/dua minggu terakhir (anjing dengan ciri-ciri pada foto di bawah) bisa mengambilnya di rumah saya. Silakan hubungi saya via email timotius[at]itmaranatha.org untuk kontak lebih lanjut.

Kondisi anjing terawat dengan baik, diberi makan serta dimandikan secara teratur ๐Ÿ™‚

(click to enlarge)

anjing-ilang

4 Comments

Guru Profesi Paling Sehat di Dunia

obrolan ringan

Baru saja baca artikel di detikHealth mengenai profesi paling sehat di dunia, yaitu Guru.

Betul ndak ya, mengingat honor guru di Indonesia yang belum baik ?

Apakah tidak ada hubungan antara tingkat pendapatan dan tingkat kesehatan ?

Setidaknya ini berlaku di Amerika, tapi tetaplah artikel yang menarik.

Berikut cuplikan dari artikel di detikHealth :

—————————————————————————————-

Florida, Guru adalah profesi yang paling sehat diantara semua profesi yang ada, termasuk pengacara, dokter, pengusaha dan lainnya. Kesehatan mental guru paling tinggi di antara semua profesi.

Peneliti dari South Florida,– yang melakukan survei terhadap 180.000 pekerja profesional di seluruh dunia–, mengatakan profesi guru lebih dari sekedar pekerjaan, tapi merupakan sebuah panggilan. Para guru mengatakan bahwa apa yang mereka lakukan adalah hal yang menyenangkan karena langsung berhubungan dengan masyarakat dan lingkungan sekitar.

The Gallup-Healthways Well-Being Index melakukan survei skala besar untuk mengetahui hubungan antara profesi dan tingkat kesehatan. Dengan menggunakan definisi sehat dari badan kesehatan dunia (WHO) yaitu keadaan fisik, mental dan sosial yang sehat dan sejahtera, peneliti menemukan bahwa guru adalah profesi yang paling sehat.

“Kami juga melalui saat-saat yang sulit di bidang pendidikan. Tapi seorang guru yang baik selalu punya alasan untuk terus menjalankan profesinya tanpa bisa dimengerti oleh orang lain,” kata Ned Oistacher, seorang guru dari Pompano Beach High School business seperti dikutip Sunsentinel, Selasa (5/1/2010).

Artikel lengkap di : detikHealth

No Comments

Most job growth

obrolan ringan

Baru saja baca artikel dengan judul “Careers With Most Job Growth” ditulis oleh Beth Braverman, Alexis Jeffries dan Donna Rosato (Tuesday, October 13, 2009 CNNMoney.com).

Salah satu (bahkan nomor satu) pekerjaan yang berkembang dalam 10 tahun (di US) adalah Telecommunications Network Engineer.ย  Berikut data detailnya :

Telecommunications Network Engineer
Best Jobs rank: 30
10-year growth: 53 percent
Current total employment: 21,000

Traditionally hired to control and maintain power grids and communications for phone and cable companies, telecommunications network engineers are seeing demand from potential employers rise with the demand for Wi-Fi, broadband and other new technologies.

Telecom has gone green, too: Energy and environmental companies have opportunities galore for engineers to help build communications infrastructure for their new products.

Semenjak kuliah dulu sebenarnya pekerjaan yang paling saya inginkan adalah menjadi seorang Enjiniir Telko. Dulu sempat mengirim lamaran ke Siemens dan dipanggil wawancara di Jakarta, tapi karena pertimbangan biaya untuk memilih salah satu (harap maklum karena posisinya baru lulus kuliah dan berdomisili di Yogyakarta, masih mengandalkan pekerjaan sampingan dan kiriman orang tua, belum sanggup beli tiket kereta apalagi pesawat ke banyak tempat), akhirnya memilih mengikuti wawancara di Bandung untuk kerja di Maranatha dan tidak mengikuti wawancara Siemens di Jakarta. No regret for the decision, I love my current job, tapi satu saat ingin juga bekerja di lapangan langsung dan tidak sekedar teoritis di dunia pendidikan.

Referensi : http://finance.yahoo.com/care…..

No Comments

MONSTERS VS ALIENS (3D)

obrolan ringan

monsters-vs-aliens-poster

Tadi nonton Monster VS Aliens (3D) di theater 6 ciWalk, ngajak banyak teman tapi banyak yang berhalangan karena sakit atau alasan lain. Akhirnya tinggal bertiga bareng Silvie dan Albert. Sempet makan-malam buru-buru, tapi tetap saja telat masuk ke theater, terlambat sekitar 5-10 menit.

Sampai di theater 6 XXI ciWalk ternyata kacamata 3D habis, akhirnya menunggu diambilkan oleh petugas. Setelah masing-masing mendapatkan kacamata, mencari kursi baris D sedangkan film sudah mulai. Penonton hanya sekitar 1/3 dari total jumlah tempat duduk. Kesan 3D cukup terasa, terutama ketika ada objek-objek kecil yang melayang maju mundur seakan ada sumbu-Z yang ikut bermain. Hanya sayang layar kurang lebar, tidak selebar Space War di Dufan ataupun theater 4 Dimensi di Ancol. Dibandingkan dengan theater 4 Dimensi Ancol, memang theater 3D ciWalk masih belum bisa menandingi. Mungkin terutama karena besar layarnya yang belum sebanding, atau mungkin memang kualitas kacamata dan film belum sesempurna di theater 4D Ancol. Jika akan menonton kembali di theater 3D ciWalk, saya akan memilih barisan kursi depan supaya layar bisa terasa lebih lebar. Tarif pun spesial, 25rb weekdays dan 50rb weekend, tapi tetap saja kacamata tidak boleh dibawa pulang. Kacamata sudah dilengkapi anti-theft technology, semacam bandrol yang akan mengaktifkan sensor alarm di pintu keluar seperti di fashion shop. Seingat saya, lensa kacamata yang dipinjamkan tidak sebesar lensa kacamata di theater 4D Ancol. Terlebih lagi kacamatanya membuat pusing, mungkin karena belum terbiasa saja (baca : katrok).

Secara umum, alur filmnya biasa saja ๐Ÿ™‚ memang mau mencoba teknologi 3D-nya saja kok ๐Ÿ™‚

No Comments

Koneksi telkom speedy semakin sulit untuk dial

obrolan ringan

Bulan kemarin sempat mengalami kesulitan untuk dial dari modem, LED penanda internet-connection lama sekali hidupnya. Padahal sebelum-sebelumnya langsung ON dalam waktu 1-2 menit. Ternyata bulan ini semakin menjadi-jadi, apakah karena line speedy di daerah saya semakin padat ? Atau karena modem saya ada kelainan ? Atau memang wabah global ๐Ÿ™‚ kayak flu babi saja.

Oya, bagi Anda yang tinggal di Bandung dan sekitarnya, paket Speedy multispeed sudah berlaku. Migrasi bisa dilakukan secara manual dengan mendatangi Plasa Telkom terdekat, sayangnya tidak bisa online melalui web telkomspeedy.com (padahal menunya ada). Disarankan migrasi dilakukan akhir bulan, supaya tagihan tidak dobel dengan paket sebelumnya. Sebentar lagi akhir bulan, ayo serbu Plasa Telkom terdekat.

No Comments

Nyontreng

obrolan ringan

Pagi ini bangun jam4 karena mau antar Daisy ke stasiun, kebetulan akan pulang ke Jogja jam 7 naik ArgoWilis. Karena kepagian, sampek gerbong masih sepi sekali, akhirnya tunggu sampai kreta brangkat dan melambaikan tangan “Bye Daisy, back soon”.

Pulang dari stasiun, langsung ke rumah tante kos lama (di Kebon Manggu). Karena DPT terdaftar di sana, maklum KTP masih ikut ke tante kos, dianggap sebagai cucu di kartu keluarga. Karena TPS tidak terlalu penuh, langsung ajak tante untuk nyontreng. Tante terlihat bingung tentang pemilunya, akhirnya dijelaskan sembari menunggu. Setidaknya dianjurkan pilih partai saja, daripada bingung cari nama calon yang jelas tidak dikenal. Tapi ada satu masalah, di kertas DPD kan tidak ada partai ? Akhirnya dipasrahkan kepada feeling si tante untuk bekerja secara bebas dan abstrak ๐Ÿ™‚

Proses menunggu antrian di TPS18 tidak terlalu panjang, dan akhirnya dapat juga giliran untuk nyontreng. Masih sama disediakan satu bilik untuk nyontreng, tapi bedanya kertas suara sangat besar dan ada 4 buah, jadi mejanya disediakan lebih besar dari biasanya (terakhir memilih pemilihan gubernur dan walikota di TPS yang sama).

Nyontreng selesai, satu tanggungjawab untuk negara juga selesai (halah, sok mendramatisir ๐Ÿ™‚ )

No Comments

Satu hari di Purbalingga

obrolan ringan

Hari Minggu kemarin dihabiskan di Purbalingga. Bukan dalam rangka bermain dan rekreasi, tapi dalam rangka membantu teman (om Robby ๐Ÿ™‚ ) untuk konfigurasi Mikrotik router di warnetnya. Sudah cukup lama direncanakan untuk konfigurasi router tersebut sejak lama, tapi tertunda 1 bulan lebih karena sakit (thypus di awal tahun).

Perjalanan dimulai Sabtu malam pukul 19.00 dan tiba di Purbalingga hari minggu subuh pukul 3.45. Langsung tancap konfigurasi Mikrotik, yang kebetulan sudah terpasang selama satu bulan lebih tanpa konfigurasi maksimal (ditemani satu cangkir kopi panas, lezat benar dinikmati saat subuh).

Tantangan pertama adalah membuat modem menjadi bridge saja, lalu melakukan dialling PPPoE melalui Mikrotik. Karena menggunakan 2 line Speedy, selanjutnya implementasi Load Balancing harus dilakukan. Sekitar pukul 8 pagi seluruh fitur tersebut sudah selesai diimplementasikan (setelah buka banyak tutorial tentang ADSL bridge dan load balance melalui line Speedy) dan sudah ada pelanggan yang mulai menggunakan koneksi di warnet tersebut. Istirahat untuk makan pagi dan mandi, sekitar jam 10 kembali ke warnet untuk melanjutkan pekerjaan.

Beberapa hal yang dilakukan kemudian adalah bandwith management (Queue) dan firewall. Setelah berbagai testing yang dilakukan (disertai dengan istirahat makan siang), akhirnya seluruh kerjaan selesai dilakukan sore hari. Sudah cukup puas dengan performa router yang sekarang, browsing kencang, download diprioritaskan kemudian. Kalaupun ada konfigurasi tambahan, dapat dilakukan secara remote karena IP Public Speedy sudah langsung turun ke router. (Belum sempat untuk posting tutorial konfigurasinya di sini)

Siang hari sempat makan Soto Purbalingga (1,5 porsi) dan lanjut Siomay dan lanjut Es Durian (mantap sekali rasanya). Malam hari sebelum pulang, sempat makan tempe mendoan purbalingga dan ayam goreng kremes (enak benar). Dan akhirnya harus pulang pukul 19.00 malam untuk kemudian tiba pukul 03.45 di Bandung, ditemani dengan satu kotak besar oleh-oleh dari Om Robby berisi nopia, kacang, kripik kentang, dll ๐Ÿ™‚

Satu hari yang cukup melelahkan, tapi menyenangkan karena lagi-lagi ketemu dengan pekerjaan (konfigurasi jaringan) yang sudah mulai dilakukan sejak tahun 2003. Salah satu pekerjaan yang sangat menyenangkan ๐Ÿ™‚

4 Comments

Ujian Mengarang

obrolan ringan

Kaget kemarin Senin ketemu ujian mengarang, dengan topik yang diberikan dosen. Ternyata ada juga UTS mengarang di tingkat S2, sudah lama tidak ketemu ujian dengan tipe menulis bebas seperti ini. Mungkin terakhir kali di SMP atau SMA. Memang tidak serupa, karena topik yang diberikan tidak sebanding dengan materi di SMA atau SMP dulu. Jadi bukan mengarang dengan topik “Ke Rumah Nenek” (judul ini muncul saat ngobrol via IM dengan teman satu kelas) saat SD dulu.

Ternyata menulis bukanlah hal yang mudah. Menuangkan pikiran dalam bentuk lisan jauh lebih mudah dibandingkan dalam bentuk tertulis. Padahal menuangkan dengan bentuk lisan saja susah ๐Ÿ™‚ Blog adalah salah satu media latihan menulis yang baik. Dengan adanya fitur komentar, banyak orang dapat memberikan masukan terhadap isi tulisan kita.

Kalau coba direnungkan, yang namanya tulisan itu pengaruhnya besar sekali terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Coba kalau dari dulu tidak pernah ada yang menulis buku, dan ilmu pengetahuan diturunkan secara lisan seperti dongeng-dongeng nenek moyang, pasti ilmu pengetahuan belum berkembang sepesat sekarang ๐Ÿ™‚ Makanya, ayo rajin menulis…

3 Comments
« Older Posts