Browsing the blog archives for April, 2008.

Waktunya Bayar Tagihan Speedy

ai-tee

Tidak terasa, sudah 1 bulan lamanya menggunakan layanan Speedy untuk koneksi internet di rumah. Koneksi up-to 384Kbps cukup memuaskan di malam hari. Entah bagaimana kondisinya di siang hari, maklum tidak pernah digunakan pada siang hari.

Untuk tagihan bulan pertama seharusnya Rp 75.000,- untuk aktivasi ditambah Rp 200.000,- (+10%ppn) menjadi Rp 295.000,- Akan tetapi, karena penggunaan tidak full 1 bulan, maka ditagihkan hanya Rp 153.468,-. Batas pembayaran terakhir tanggal 20 April 2008 (berarti hari ini sudah masuk grace period, harus cepat dibayar tagihannya jika tidak ingin diisolir).

Tagihan Speedy

Kesan 1 bulan menggunakan speedy :

– 50 jam sudah sangat cukup, karena penggunaan 0-2 jam saja di malam hari setelah menyelesaikan seluruh aktivitas.

– Kecepatan up-to 384Kbps nyaman digunakan di malam hari meskipun aktivitas download tidak pernah stabil kecepatannya, sayangnya upload 64Kbps sangat terasa sesak saat mengirimkan attachment. Jika jarang mengirimkan attachment, tidaklah menjadi persoalan yang crucial. (FYI, menurut informasi teknisi Speedy, setiap client Speedy di shape 384Kbps bukan sharing, tapi benar-benar dijatah 384Kbps. Hanya terkadang ada gangguan yang membuat koneksi menjadi turun naik. Jadi jaminannya up-to 384Kbps.)

– Ping untuk jalur IIX / OpenIXP dan Internasional cukup baik. Pasti sudah FO minded dan meminimalisir VSAT yang memiliki delay super tinggi. Berikut hasil mtr ke yahoo dan ragnarok.

ping to yahooping to ragnarok

– Kualitas pelayanan cukup baik, beberapa kali pihak CS menelpon ke rumah menanyakan mengenai kondisi koneksi dan menginformasikan nilai tagihan beserta penjelasan jumlahnya.

– Modem Aztech DSL605EU (didapat dengan harga Rp100.000,- dari teman yang membeli saat ada promo Speedy di pameran) tidak pernah bermasalah.

1 Comment

Mikrotik transparent proxy tidak bisa untuk https dan ftp

mikrotik

Tranparent proxy untuk http (80) berjalan sukses.

Tapi tranparent proxy untuk https (443) dan ftp (21) tidak berjalan sempurna.

Perkiraan salah ada di firewall, sudah cek sana sini tetap saja kok sepertinya benar yah semua settingnya.

Setelah sekian lama berkutat dengan daftar firewall filter dan firewall nat yang cukup panjang, akhirnya ditemukan juga penyebabnya :

[pasted from
http://wiki.mikrotik.com/wiki/How_to_make_transparent_web_proxy]

————————————————————————————-

How to make transparent web proxy From MikroTik Wiki

Jump to: navigation, search

Web proxy allows clients to make indirect network connections to other network services. A client connects to the proxy server, then requests file, or other resource available on a different server. Web proxy performs Internet object cache function by storing requested Internet objects, i.e., data available via HTTP and FTP protocols on a system positioned closer to the recipient than the site the data is originated from. Transparent proxy performs request caching invisibly to the end-user. This way the user does not notice that his connection is being processed by the proxy and therefore does not need to perform any additional configuration of the software he is using. To setup transparent proxy follow the steps listed bellow

1. Configure the router to redirect all connections coming from clients (we assume that clients are connected to routers ether1 interface) to port 80 to the web proxy listening on port 8080, by adding the following destination NAT rule:

[admin@MikroTik] >ip firewall nat add in-interface=ether1 dst-port=80 \
 \... protocol=tcp action=redirect to-ports=8080 chain=dstnat

2. Specify DNS server:

[admin@MikroTik] ip dns set primary-dns=195.2.96.2

3. Enable the proxy on port 8080:

[admin@MikroTik] ip proxy set enabled=yes port=8080

Notice that only HTTP traffic is supported in transparent mode of the web proxy. HTTPS and FTP protocols are not going to work this way.

————————————————————————————-

Pantas saja tidak bisa berjalan dengan sempurna ๐Ÿ™‚

2 Comments