A Wonderful Gift

memaknai hidup

Tahun lalu adalah tahun yang sangat berat, tahun yang penuh dengan pergumulan dan air mata. Banyak hal yang belum pernah saya alami di tahun-tahun sebelumnya, tahun yang terasa sangat berat sekali. Like a vessel in potter’s hands, banyak kerikil dan batu yg diambil,dibersihkan, dibentuk, dan dibakar. Sakit, tapi prosesnya memang begitu… banyak karakter yang sungguh bisa diubahkan dalam penderitaan yang kita alami.

Tapi di tengah-tengah banyaknya pergumulan yang berat, Tuhan berikan satu kado yang indah. He gave us (me and family) a nice home. Satu rumah yang sudah diminta, didoakan, digumulkan selama bertahun-tahun. Sampai awal tahun 2007 kami coba tuliskan apa yg kami butuhkan yaitu sebuah rumah satu lantai yang cukup untuk keluarga kecil, dengan 2 kamar, garasi dan dengan halaman depan untuk bisa ditanami. Menulis hal tersebut di atas kertas adalah salah satu langkah yang kami lakukan sebagai pernyataan iman kami di hadapan Tuhan, bahwa Tuhan selalu mencukupkan setiap kebutuhan (bukan keinginan) kita.

Tuhan buka jalan dengan sebuah rumah yang ditawarkan di TKI2. Proses pembelian dan pengurusan KPR selama 3 bulan tidak mudah, tapi Tuhan cukupkan semuanya. Kalau Tuhan sudah buka pintu, memang tidak ada satupun yg dapat menutupnya ๐Ÿ™‚

Tx God, once again U amaze me with Your unfailing love.

Akhirnya setelah 7.5 tahun berpisah kota, awal tahun ini saya bisa berkumpul kembali dengan keluarga di Bandung. Di satu rumah bercat biru yang cukup untuk satu keluarga, dengan 2 kamar, garasi dan taman kecil di depan. Kenapa Biru? Karena janji Tuhan itu setia, seperti langit biru di atas kepala kita yang selalu setia menaungi kita setiap hari. After all, why blue ? Because He know that I really love blue… tx God, it;s not just a gift, but it’s really a wonderful grace for me. A grace that I really don’t deserve, but u’ve made me deserve. Tx Lord, i love U.

home

2 Comments

2 Comments

  1. Gabriela  •  Apr 15, 2009 @10:43 pm

    waaaaah….selamat yach, ko..^^
    biar pun telat, tapi gpp lha yach. emank Tuhan selalu membuka jalan yang terbaik bagi kita.
    keep fighting, ko!
    Jlu always..

  2. timotius witono  •  Apr 16, 2009 @1:00 am

    Amen

Leave a Reply

Allowed tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>