Is virginity still important today ?

memaknai hidup

Seperti biasa hari ini baca detiksport.com

Diawali dengan membuka link berjudul Legrottaglie Tak Nge-seks 2 Tahun , ada beberapa pernyataan yang menarik di artikel tersebut :

[Legrottaglie]
Punya prinsip tak mau menjadi budak, Nicola Legrottaglie pun meredam bahkan menghentikan sementara aktivitas seksualnya. Ia mengaku sudah dua tahun tidak nge-seks.
Demikian diungkapkan bek Juventus itu kepada majalah Italia Sportsweek baru-baru ini. Dikatakan Legrottaglie, dirinya kini menolak aktivitas seks sebelum menikah.
“Sudah dua tahun saya tidak berhubungan seks, dan sejujurnya ini bukanlah sebuah beban,” tukas pemain berusia 31 tahun itu seperti dikutip Tiscali.
“Ini bukan berarti saya tidak menyukai perempuan. Saya hanya sedang menunggu wanita yang tepat, yang dengan siapa saya akan membangun sebuah keluarga, dan akan berbagi nilai-nilai yang sama.”
Legrottaglie tidak menyangkal pengalaman dirinya di masa lalu. Namun dari situ ia berkaca dan mengatakan, “Orang yang tak bisa hidup tanpa seks, pada akhirnya dia akan menjadi seorang budak.”

Pengakuan Legrottaglie melanjutkan perdebatan soal komentar super model asal Brasil, Gisele Bundchen, yang pernah dilawan oleh bintang AC Milan, Ricardo Kaka.

[Gisele Bundchen]
Pada pertengahan tahun lalu Bundchen, yang pernah berpacaran dengan aktor Leonardo Dicaprio, menyulut kontroversi seputar seks. “Saat ini tak ada yang masih perawan/perjaka ketika mereka menikah… Tunjukkan siapa yang masih virgin!” sergahnya.

[Kaka]
Tantangan itu dijawab Kaka yang mengatakan dirinya dan istrinya, Caroline, sama-sama “utuh” sebelum naik pelaminan. “Alkitab mengajarkan bahwa cinta sejati menanti sampai pernikahan tiba,” tukas Pemain Terbaik Dunia 2007 yang memang dikenal religius itu. “Hidup kami hari ini begitu indah, Aku rasa itu karena kami menunggu.”

Kaka tidak menyangkal, tidaklah mudah menjaga virginitas sampai malam pengantin. “Selalu banyak godaan,” katanya. Namun pada akhirnya ia yakin bahwa semua perjuangan mereka menghasilkan buah yang sangat manis.

[ sumber : detiksport.com ]

Apakah keperawanan dan keperjakaan masih menjadi satu hal yang penting sekarang ini ?
Masih relevankah menunggu untuk berhubungan seks sampai hari pernikahan tiba ?

Apakah cinta selalu diungkapkan dengan hubungan seks ? Lalu apa bedanya antara cinta[love] dan nafsu[lust] ? Hampir sepadan dalam pengucapannya, tapi sangatlah berbeda jauh arti katanya.

Lalu bagaimana dengan peluk ? Cium ? Gendong ? Bergandengan tangan ? Bermesraan ? Bercumbu ? Saling menyentuh ?
Apakah semuanya itu adalah pernyataan cinta[love], atau sekedar nafsu[lust] ?
Bagi yang sedang berbunga-bunga pasti bilang bahwa itu [love] dan menikmati saat-saat bahagia, bagi yang baru saja memutuskan hubungan pasti bilang bahwa itu kesalahan dari [lust] belaka dan menikmati saat-saat menyakitkan.

Sejauh mana bisa dikatakan sebagai hubungan seks ? Apakah semua hubungan fisik boleh selama tetap menjaga virginitas ? Atau sama sekali tidak boleh ? Sampai mana batasnya ? Can we stand in the gray area ? Is it adjustable ? Is it bargainable ? Is it …………..
…………………[dan banyak pertanyaan lain yang akan muncul di otak kita] ………………….

Marilah kita jawab dengan isi hati kita masing-masing. Bagi teman-teman yang bingung menjawab, saya rekomendasikan untuk membaca buku Boy Meets Girl : Say Hello to Courtship yang pernah saya bahas di posting sebelumnya.

16 Comments

16 Comments

  1. masjay  •  Feb 22, 2008 @5:47 pm

    menurut kamu sendiri gmna tim?

  2. admin  •  Feb 24, 2008 @9:22 am

    Buat gw virginity tuh “PENTING” !!!!!!!!!!!!
    Gak ada tawar2 deh πŸ™‚

    Gw sempet bahas2 di kelas mengenai ini, khususnya sama anak-anak semester 1, yg baru ngerasain bebasnya kuliah πŸ™‚
    Ada pro dan kontra, tapi pada intinya mereka bilang

    “Ya memang nggak ada aturan yang memperbolehkan kita melakukan hubungan sex sebelum nikah. Mau ditinjau dari aturan agama atau aturan lain tetap saja salah. (Apalagi kalau sudah cek hati nurani kali yah). Tapi yah gitulah anak muda, sering khilaf pak.”

    Hehehehe….

    Terus gw juga bahas ttg “Married by Accident” bukan istilah yang benar. Yg namanya accident tuh kayak nyebrang jalan dan gak sengaja ada motor nyerempet. Kecelakaan tuh kan sesuatu yang terjadi tapi tidak diinginkan. Lha kalo menyediakan diri untuk di serempet itu bukan lagi kecelakaan! Itu kan sesuatu yang dilakukan dengan kesadaran dan kemauan, kok dibilang kecelakaan!
    Mereka bilang
    “Lha kan sudah pakai pengaman pak.”
    “Wah, khilaf pak, khilaf…”
    “Ya namanya anak muda pak, kapan lagi bisa senang-senang.”

    Hehehe….

    Yah…. kembali saya sebagai pendidik tidak berhak mengatur kehidupan mereka, saya cuman bisa kasih saran dan saran…. πŸ™‚

  3. mandie  •  Feb 28, 2008 @6:24 am

    wah berat juga yah topiknya. emang sih hari gini bikin worry sama kayak gitu, gimana yah nanti zaman anak-cucu gw. Let’s see, gw setuju viginity itu masih sangat penting. Tapi gw gak setuju k-lo orang yg kecewa dan sedih pas putus hanya karena pernah merasakan lust. kadang org putus kecewa endingnya karena bagi wanita dia merasa cowo itu PH dia dan dia udh nyaman aja, lalu dia mencurahkan waktu dan pikirannya, intinya terlalu fokus dengan hubungan tersebut, kadang wanita itu mungkin udh kelewat batas mencintai cowonya lebih dari Tuhan(tanpa sadar), temen2nya dan keluarga pas dia jomblo tempat paling dekat, dan setelah punya pacar itu semua jadi ban serep aja. dan pas putus duh rasanya sakiiit btg. Selama masih simpen kenangan manis dan masih sayang pasti sakit, tapi setelah semua berlalu,hmmm… GAK LAGI TUH. malah pas dia valentine ngajak jalan, duh udh males, bukan karena udh nemu penggantinya, tapi gak mau kekecewan itu ada lagi dan sadar bgt Tuhan akan kasih yg lebih baik.

    Bagi wanita seburuk apapun pria, apapun kesalahan di masa lalunya atau apapun kesalahannya yg sekarang pasti dia bisa maafin, walau mungkin awalnya berantem2 kecil ada drama air mata segala. Tapi itulah wanita sifatnya pemaaf walau sejutek apapun wanita itu. Tapi bagi pria satu titik aja kesalahan pada wanita itu udah deh bagi pria gak ada ampun dan bisa muncul di otaknya(gw bete nih sm cewe gw k-lo gini caranya). Wanita dan pria emang sama2 punya ego, tapi ego-nya pria di tambahin akhiran”is”.

    Back to topic,hm… gimana yah bro k-lo orang u cintai itu pas u mau nikahin ngaku gak virgin lagi? Virginty kan gak cm ilang pas hub *** tapi k-lo dia korban perkosaan gimana? k-lo dia pernah kecelakaan yg menyebabkan virginity nya gimana? Ada juga pembalut wanita yg bisa merusak virginity(namanya tampong) dan di luar negeri sana banyak yg pake begitu.

    Ada sebuah kesaksian dari seorang wanita yg bertobat bgt2 sm Tuhan. Wanita itu gak virgin lagi, dulu dimasa mudanya di pernah melakukan kesalahan tp beruntungnya dia gak punya ekor. Tuhan masih mau mengampuninya dan DIA memberikan apa yg dia sesali seumur hidupnya yg telah hilang karena kesalahan masa lalunya tsb lewat ampunan dan kasih-NYA. Akhirnya suatu hari setelah dia bekerja dan menjalin kasih dgn seorg pria secara serius, sampailah hari pinangan tiba. Dia sangat takut untuk mengatakan hal itu pada kekasihnya, bagaimana dia mau mengatakan pas malam pertama k-lo udh gak virgin lagi. Sebelum 1 minggu pernikahannya dia berlutut dan menangis di hadapan Allah, memohon ampun dan minta petunjuk Allah bagaimana bicarakan hal ini dgn her Mr.Right.
    Setelah pesta pernikahan dan pada malam itu sebelum hub *** ia hendak berkata-kata serius dgn suaminya itu, dengan air mata berlinang dia mulai berbicara dengan suaminya. Sebelum pengakuan itu keluar, suaminya menghentikan pembicaraannya,”aku tahu Allah sudah berbicara padaku, dan bagiku kamu adalah istruku yg masih virgin dan suci.”
    Dan kisah ini adalah kisah nyata.

    K-lo wanita virgin gak virgin ada tandanya, k-lo pria? Kembali lagi ke paragraf 2, tapi pria kayak paragraf 4 cuma ada 1 diantara 1000 pria.

  4. timotius witono  •  Feb 28, 2008 @12:00 pm

    Bukan topik yang berat. Memang itu kenyataan yang kita hadapi sekarang. Yang namanya “kekudusan” bukanlah suatu standar yang lagi dipegang teguh. Emang berat untuk berenang melawan arus, yah pilih menggarami atau digarami πŸ™‚

    Have u read Boy Meets Girl : Say Hello to Courtship from Josh ?
    Waktu baca bagian pengakuan Shannon ttg hubungan masa lalunya di depan Josh, beneran aku nangis lho. Bukankah pemaafan yang diberikan Josh kepada Shannon adalah bentuk kasih yang Allah kita mau untuk kita lakukan ?

    Apakah Allah buta? dan tidak bisa melihat setiap kelemahan dan kejelekan kita ? Kenapa Allah kita masih saja mengasihi kita dengan sempurna ? Padahal kita sering menyakiti Dia dan seharusnya tidak layak dikasihi.

    Tidak, Tuhan tidak buta.
    “Mata Tuhan melihat apa yang kita perbuat, baik yang baik, maupun yang jahat. Oleh sebab itulah, jangan berbuat jahat. Tuhan melihat” (lagu sekolah minggu)
    Tuhan melihat dan mengetahui setiap kelemahan kita, tapi Allah sudah memutuskan untuk mengasihi kita tanpa syarat.
    Hanya kasih Agape’lah yang bisa membuat kita bisa mengasihi seseorang tanpa syarat, dan itu sulit!!! Lebih enak dan mudah kasih (atau lebih tepatnya gairah ??) Eros, tapi lebih sering menyakitkan juga.

    About your last statement, actually aku sendiri tidak bisa jamin apakah aku bisa menjadi 1 dari 1000 pria tsb, cuman anugerah Tuhan yang memampukan orang untuk bisa menjadi seperti itu.

  5. mandie  •  Feb 29, 2008 @12:00 pm

    Mxdnya bro, berat topic u jika di bawa di dunia sekuler ( i mean in ur class. Btw u ngajar apaan sih?). Kemarin pas kemarin i ikutan ibadah tengah minggu(kangen aja ke gereja tengah minggu) pas ibadah konseling dan pelepasan. Intinya jaga kekudusan itu bukan hanya takut akan aturan Tuhan, kita gak bisa mengasihi Tuhan k-lo kita takut pada aturan. Kita harus mengasihi Tuhan dengan pengertian kasih pemberiannya, kasih bukan dengan rasa takut baru bisa tolak dosa. Ayatnya Yoh 8:32 according to Yoh 8:24-25, Markus 4:24-25, Rom 12:1, Ibrani 9:14, Rom 12:2, Efesus 4:21-32.
    Ada buku bagus juga mengenai hal ini Melawan Godaan Dosa by Michael L. Brown.

    Sebenarnya iblis itu gak bakal bisa ubek2 kehidupan org percaya lagi, khan giginya udh di ompongin pas Tuhan di salib, cuma k-lo kita buka hak akses yg sah buat iblis (buka celah) yah dia bisa masuk dalam hidup kita. Trus i juga pernah baca buku Rebecca Brown tentang kutuk2 yg belum di lepaskan dan ada cerita disitu ada pasangan suami-istri yg taat sama Tuhan bahkan melayani Tuhan, tapi tiba2 mereka punya kebiasaan ***sual yg gak wajar, akhirnya mereka berdoa bertanya pada Tuhan ada apa ini. Pas doa, ternyata Tuhan kasih petunjuk diruang tamunya ada Kipas pajangan bergambar Geisha yang diberikan oleh2 dari temennya dari Jepang dan disitu roh jahat hadir, karena tau kan Geisha itu apa donk. Pas itu didoakan dan di musnahkan baru kehidupannya nyaman lagi. Hidup kudus bukan gak buka celah dari pikiran, perbuatan, atau perkataan, jadi yah tetep harus tahu FirTu dan komunikasi sm Tuhan apa yg berkenan apa yg enggak.

    Bro, itu dia bukunya i cari2 gak ada, huhuhu pengen banget baca kisah2 cinta yg bener2 di tuntun Tuhan, hari gini gitu lhoo? Kan i kenal ur blog krn lagi searching di google Have u read Boy Meets Girl : Say Hello to Courtship by Joshua Harris. I kadang punya cita2 pengeeen bgt kyk leslie dan eric ludy ngajar youth buat anak2 muda biar hidup kudus, lah masalahnya gw aja blom dpt jodoh yg bener2 denger suara Tuhan kyk apa, hehehe. One day lah k-lo ketemu PH nya (doakan yah^-^), krn akhir zaman emang udh deket tanda2nya yah itu banyak yg cerai, kelaparan, dosa anak muda seksual, narkoba, dll. Yup, iyu tugas kita2 semua yg tahu kebenaran u/ dibagikan ke yg lainnya. Krn siapa yg diberi banyak dia juga akan di tuntut banyak.

    I pribadi gak takut ngelawan arus dunia. Kadang kekudusan itu gak cuma about *** or lust, tapi kyk gini setelah putus i sempat coba buka hati dan ok kenalan tapi k-lo cowo itu lagi flirt i ngerasa bersalah, pikiran i, hmm.. gimana yah k-lo dia bukan jodoh i (kasihan cewenya nanti masak punya cowo genit yg dulunya tukang flirt) atau berfikir pasti calon i juga gak suka cewenya jadi objek flirt cowo2 gajebo kyk gitu. So sekarang gw malah dianggap aneh kalie sm dunia ini gak mau kenalan dgn cara aneh kyk gitu. yah gitu deh pokoknya, ehh.. sorry jd curhat lagi, hehehe….

    Kesimpulannya bagi kau muda yg baca comment gw:
    1. Kamu harus tahu dulu betapa Allah baik dan super baik bgt sm kamu baru kamu bisa mengasihi DIA sehingga otomatis u ogah buat dosa lagi
    2. Jangan pernah mentoleri hal2 apa yg normal bagi dunia ini, karena kamu2 adalah mahluk surga cuma dapat greencard di dunia, so u not belong to this world
    3. Pesembahkan tubuh dan hidupmu sebagai persembahan yg hidup sehingga berkenan di hadapan-NYA

    Jbu

  6. mandie  •  Feb 29, 2008 @1:25 pm

    Ehh satu lagu, numpang iklan(boleh yah bro^-^, and thx b4)
    All Brothers and Sisters cek this out:
    http://mandie_maruao.blogs.friendster.com/mandie_maruao/
    and add me at:
    http://profiles.friendster.com/22108116
    Jbu

  7. timotius witono  •  Feb 29, 2008 @4:40 pm

    Uhm, lom dapet bukunya yah ?
    Aku dapet di Visi kok, tiba-tiba aja nongol di rak buku baru, ya udah tak embat.
    Gini aja, aku kan udah baca dan blessing banget buat aku.
    Tak pinjemin dulu aja, tak paketin.
    Ntar send email ke aku aja yah : timotius@gmail.com
    buat alamat kirim yang jelas.

    Mau pinjem yg mana ?
    Aku cuman punya
    – I Kissed Dating Goodbye (Josh H)
    – Boys meet Girls (Josh H)
    – When God Write Your Love Story (Eric Leslie)

    Ada lagi sih satu buku yg blessing, tapi bukan kisah romantis, lebih dari pandangan seorang psikolog mengenai menilai pasangan dari segi psikologis yang rohani. Judule lupa ;p

    About flirting πŸ™‚ emang sebaiknya dilakukan kepada pasangan yang sudah yakin akan menikah (bagus lagi kalo udah nikah baru romantis2an’nya ;p tapi apa bisa ya ?). Yah sekali lagi emang pilihan masing-masing.
    Tapi ketika kita melakukan flirting sama orang yang belum pasti menjadi PH kita, bisa jadi kita sedang berlaku tidak adil jika orang yang kita goda itu akhirnya menjadi pasangan orang lain. (I still remember that great “or maybe weird” thinking from Eric when he decide not to spend too many time with Leslie ).

    Emang pasti terlintas pikiran kalo liat cewek yg cantik dan menarik, keluar kata-kata pujian “Cantik, hari ini kamu indah sekali” or bahkan “Sayang, kamu cantik sekali hari ini” or “Cinta,…. etc and so un”. Setauku cewek emang juga suka dipuji, dan bisa melayang-layang bahkan klepek-kelepek.
    But, apakah baik melakukannya kepada orang yang belum pasti menjadi pasangan kita ? I prefer to say “U looked great/perfect” (tapi kadang juga keluar kata-kata yg lebih lagi, dan seringkali merasa bersalah untuk tidak bisa mengekang lidah πŸ™ )

    Mengenai hidup kudus, wah perjuangan seumur hidup tuh buat cowok!
    Gak tau deh gimana cewek.

    Btw, aku ngajar IT πŸ™‚ gak pernah dibahas serius di kelas kok. Intermezzo saja untuk melihat bagaimana pandangan anak-anak generasi platinum ini πŸ™‚
    GBU.

  8. mandie  •  Feb 29, 2008 @8:17 pm

    Wah baik bgt yah bro, upahmu besar dibumi dan di surga ya. yup2 i ksh alamatnya in ur e-mail.

    Gak ush berjuanglah buat jaga kekudusan, pandang Yesus aja. Yang pasti JGN BUKA HAK AKSES YG SAH buat iblis alias JGN BUKA CELAH. Baca aja buku Melawan Godaan Dosa- Pedoman Praktis Hidup Kudus by Michael L. Brown.

    Klepek2 di puji? I nggak, abis yg kyk gitu pasti gombal, jadi..k-lo ada cowo kyk gitu , ok deh cukup sekian dan thx (jutex bgt gak sih, hehehe). IT? lagi belajar Html & SQL nih.

    Ada buku bagus juga bro, karya Derek Prince judulnya God’s Matchmaker. Buku lama tuh nemu di perpus gereja temen.

    Thx b4 yah. Jbu

  9. mandie  •  Feb 29, 2008 @10:27 pm

    Bro, i gak bisa kirim alamatnya lewat e-mail, lagi error. I kirim lewat message di FS aja yah? gak tau nih providernya knp. Apa lewat e-mail nanti bulan maret aja yah?? Mau ganti provider nih. I pesen yg Boy Meets Girl : Say Hello to Courtship by Johua Harris, yg lain mah udh punya.
    Jbu

  10. timotius witono  •  Mar 1, 2008 @9:40 am

    Hehehee… web programmer nih ye :p
    Tx for your info, ntar kalo udah balik bandung gw cari di visi deh.
    Ntar aku cek di FS.
    GBU

  11. Lessia  •  Mar 12, 2008 @1:55 pm

    just wanna say hi

    thanks for the essay…

  12. timotius witono  •  Mar 12, 2008 @2:14 pm

    πŸ™‚ your welcome lessia πŸ™‚
    GBU a lot.

  13. guitargod1  •  Apr 3, 2008 @3:36 pm

    Sounds perfect to me. I have read this post with a great pleasure. You should write much more often.

  14. timotius witono  •  Apr 3, 2008 @4:04 pm

    Tx to guitargod1.
    Our God is a perfect God πŸ™‚

  15. Gabriela  •  Apr 16, 2009 @12:14 pm

    udah baca topik ini sejak kemaren. cuma masih ragu untuk berkomentar.
    gue juga masih bingung sama dunia saat ini. menurut gue, virgin penting tapi seringkali gue diberi pengertian kalo virgin itu udah gak penting lagi?

    how it can be?? masalahnya terkadang emank banyak godaan untuk mengikuti trend dunia ini. tapi gue selalu berpikir lagi, takutnya udah “gitu” malah gak jadi alias putus!

    terus, gue juga bingung apa ciuman n pelukan diijinkan? soalnya itu kan awal dari tindakan ***. jadi gimana? pertanyaan yang belum pernah terjawab.

  16. timotius witono  •  Apr 21, 2009 @1:05 am

    Halo Nen
    Bacalah bukunya Josh Harris
    Ada 3 yg saya pernah baca :
    – I Kissed Dating Goodbye (Josh H)
    – Boys meet Girls (Josh H)
    – Sex is not the problem (Lust is) (Josh H)
    Semua ada di toko buku Visi.
    Semoga membantu.

Leave a Reply

Allowed tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>