Layanan Pascabayar Kian Terdiskriminasi

obrolan ringan

Rabu, 05/03/2008 17:24 WIB

Layanan Pascabayar Kian Terdiskriminasi

Achmad Rouzni Noor II – detikinet

Heru Sutadi (dok. selular award)
Jakarta – Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) menilai telah terjadi diskriminasi pada layanan pascabayar mengingat tarifnya yang dianggap lebih mahal dibandingkan prabayar.

“Tidak ada aturannya pascabayar harus lebih mahal. Bahkan dengan adanya abonemen, pascabayar harusnya lebih murah,” ujar Anggota BRTI Heru Sutadi kepada detikINET di sela diskusi Mastel, di Hotel Shangri-La Jakarta, Rabu (5/3/2008).

Tapi yang terjadi, menurut dia, tarif pascabayar tak berubah karena persaingan tarif hanya terjadi pada layanan prabayar.

“Sedangkan pascabayar tak mendapat insentif apa-apa. Padahal, pascabayar yang pelanggan loyal dan tersandera dengan nomor yang tidak bisa pindah ke operator lain,” keluhnya.

Menanggapi hal itu, Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI) menyanggah adanya diskriminasi. Penawaran tarif pascabayar diklaim tergantung pada strategi pemasaran masing-masing operator dan tidak bisa distandardisasi.

“Prabayar tidak otomatis lebih murah dan lebih banyak insentif dibandingkan pascabayar. Yang murah belum tentu murah juga,” jelas Ketua Umum ATSI, Merza Fachys.

Ia pun menilai, alasan didahulukannya insentif bagi layanan prabayar karena uang yang dibayarkan pelanggan lebih dulu masuk ke kas operator dibandingkan pascabayar yang baru membayar di akhir bulan. Pelanggan prabayar memiliki komposisi lebih dari 95% dari seluruh pengguna telekomunikasi.

“Mungkin, duit pulsa yang mengendap sampai ratusan miliar per bulan, sebagian kecilnya dikembalikan dulu menjadi insentif dalam program promosi. Saya rasa operator nggak rugi, misalnya, memberikan hadiah mobil Jaguar,” tandasnya. ( rou / ash )

————————————————————————————————–

Wah…………… tersandera dengan Halo-Telkomsel tercinta ๐Ÿ™ tidak mungkin pindah hati.

Sudah terlanjur cinta, tapi kok tambah terasa paling mahal yah ๐Ÿ™

Apakah perlu selingkuh dengan kartu lain ? Poligami dong ? ๐Ÿ™

No Comments

Leave a Reply

Allowed tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>