Satu hari di Purbalingga

obrolan ringan

Hari Minggu kemarin dihabiskan di Purbalingga. Bukan dalam rangka bermain dan rekreasi, tapi dalam rangka membantu teman (om Robby ๐Ÿ™‚ ) untuk konfigurasi Mikrotik router di warnetnya. Sudah cukup lama direncanakan untuk konfigurasi router tersebut sejak lama, tapi tertunda 1 bulan lebih karena sakit (thypus di awal tahun).

Perjalanan dimulai Sabtu malam pukul 19.00 dan tiba di Purbalingga hari minggu subuh pukul 3.45. Langsung tancap konfigurasi Mikrotik, yang kebetulan sudah terpasang selama satu bulan lebih tanpa konfigurasi maksimal (ditemani satu cangkir kopi panas, lezat benar dinikmati saat subuh).

Tantangan pertama adalah membuat modem menjadi bridge saja, lalu melakukan dialling PPPoE melalui Mikrotik. Karena menggunakan 2 line Speedy, selanjutnya implementasi Load Balancing harus dilakukan. Sekitar pukul 8 pagi seluruh fitur tersebut sudah selesai diimplementasikan (setelah buka banyak tutorial tentang ADSL bridge dan load balance melalui line Speedy) dan sudah ada pelanggan yang mulai menggunakan koneksi di warnet tersebut. Istirahat untuk makan pagi dan mandi, sekitar jam 10 kembali ke warnet untuk melanjutkan pekerjaan.

Beberapa hal yang dilakukan kemudian adalah bandwith management (Queue) dan firewall. Setelah berbagai testing yang dilakukan (disertai dengan istirahat makan siang), akhirnya seluruh kerjaan selesai dilakukan sore hari. Sudah cukup puas dengan performa router yang sekarang, browsing kencang, download diprioritaskan kemudian. Kalaupun ada konfigurasi tambahan, dapat dilakukan secara remote karena IP Public Speedy sudah langsung turun ke router. (Belum sempat untuk posting tutorial konfigurasinya di sini)

Siang hari sempat makan Soto Purbalingga (1,5 porsi) dan lanjut Siomay dan lanjut Es Durian (mantap sekali rasanya). Malam hari sebelum pulang, sempat makan tempe mendoan purbalingga dan ayam goreng kremes (enak benar). Dan akhirnya harus pulang pukul 19.00 malam untuk kemudian tiba pukul 03.45 di Bandung, ditemani dengan satu kotak besar oleh-oleh dari Om Robby berisi nopia, kacang, kripik kentang, dll ๐Ÿ™‚

Satu hari yang cukup melelahkan, tapi menyenangkan karena lagi-lagi ketemu dengan pekerjaan (konfigurasi jaringan) yang sudah mulai dilakukan sejak tahun 2003. Salah satu pekerjaan yang sangat menyenangkan ๐Ÿ™‚

4 Comments

4 Comments

  1. Gabriela  •  Apr 15, 2009 @10:51 pm

    ini mah obrolan berat, ko. (–“)
    asli gak ngerti…hehe…

  2. timotius witono  •  Apr 16, 2009 @12:58 am

    Hehehe… ndak usah dipikir pusing, bagian paling penting adalah makan enaknya ๐Ÿ™‚

  3. Christine  •  Nov 5, 2009 @8:32 pm

    waa… banyak anggota asing nich koo… masih ga ngerti… wkwkwkwk…

    ko2 emang lebih seneng di jaringan yahhh…. susah ga sich ko?? hehehe…

    ini ceritanya tempat curhat ko2 he’eh?? hehehe…

  4. timotius witono  •  Nov 6, 2009 @2:22 am

    Halo tin, tx for visiting.
    Mana yg asing tin ? Soto, es duren, mendoan atau nopia ? Hehehe…
    Iya tin, emang hobby network dari sejak kuliah.
    Ini tempat nulis tin, bukan tempat curhat :p

Leave a Reply

Allowed tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>